HUT 70 Tahun SP Morin Tetap Berkarya Bagi Papua

Category: Lintas Papua 12 0
Simon Patrice Morin , dalam perayaan HUT ke - 70 Tahun , tetap ceria dan berkarya bagi Papua. (LintasPapuaa.com/Eveerth Joumilena)
Simon Patrice Morin , dalam perayaan HUT ke – 70 Tahun , tetap ceria dan berkarya bagi Papua. (LintasPapuaa.com/Eveerth Joumilena)

JAYAPURA (LP)  –  Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT)  70 Tahun  Simon Patrice Morin dirayakan bersama keluarga dan kerabat dengan meriah dan dalam usia yang semakin lanjut, namun mantan Politisi Senayan Jakarta ini tetap masih semangat untuk berkarya bagi Papua dan masih giat menulis buku.

Suasana perayaan HUT ke 70 Tahun dihadiri kelima anaknya serta cucu – cucu dan keluarga besar serta kerabat kerja pemerintah dan teman – teman kerja, yang berlangsung meriah yang berlangsung di Grand Abe Hotel, Sabtu (6/8).

Dalam kesempatan tersebut,  Simon Patrice  Morin menyampaikan, bahwa  perayaan  ini untuk mensyukuri kebaikan Tuhan yang telah membentuk dirinya sejak dalam kandungan hingga lahir ke bumi pada hari Minggu, 4 Agustus 1946 Pagi dan hidup sampai usia 70 tahun .

“Saya sudah menjalani kehidupan selama 25.568 hari dan berdasarkan  jumlah minggu sudah menjalani kehidupan selama 3.640 minggu  dan berdasarkan bulan sebanyak 840 bulan,” katanya.

Ditambahkan, bahwa mungkin  inilah yang dimaksud dengan Pemazmzur dalam  Kitab Mazmur 80 ayat 12 menyatakan “ Ajarilah  kami menghitung hari – hari sedemikian hingga kami beroleh hati  yang bijakasana.”

Lebih lanjut, Simon Patrice Morin menuturkan bahwa rasa terimakasih kepada para sahabat dan saudara – saudara dari ayah dan ibu serta semua  keluarga yang selalu memberikan masukan dan saran.

 

“Ikuata memberikan perhatian dan dukungan dalam hidup saya adalah mendiang isteri saaya  Alfonsina Blandina Rumbiak , yang melahirkan keenam anak saya, yakni Nova Paschal, Lucy, Victor, Stefan, Kumi dan Adikakiar serta menantu – mantu Aci , PAUL Nita dan 8 delapan cucu – cucu,” ucap Simon Patrice Morin.

Baca Juga :  Catatan Harganas : Motivasi Bangun Keluarga dan Kependudukan di Papua
Anak - Anak bersama cucu -cucu dan keluarga peranakan Morin, saat berikan kado pujian kepada Bapak SP Morin. (LintasPapua.com)
Anak – Anak bersama cucu -cucu dan keluarga peranakan Morin, saat berikan kado pujian kepada Bapak SP Morin. (LintasPapua.com)

Mantan Anggota DPR – RI Perode 2004 – 2009 ini menyampaikan, terimakasih kepada masyarakat Papua yang sudah mendukung dirinya untuk duduk sebagai wakil rakyat.

“Namun waktu 2009 saya ditelepon Jusuf Kalla untuk maju lagi, namun saya katakan di Golkar Papua ada banyak generasi muda, sehingga saya putuskan untuk tidak maju lagi dan sekarang hidup bekerja di Freeport serta sambil menulis buku,” katanya.

Sementara itu, Anak Pertama SP  Morin,  Nova Pascal Morin mengatakan, sangat bangga memiliki Ayah SP Morin serta memberikan pujian dan syukur, sebab bisa berkumpul bersama merayakan 70 tahun hari jadi Bapak SP Morin.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada bapa ibu  yag meluangkan waktu dan Kami bersyukur karena kami memiliki seorang ayah yang baik dan bekerja bagi kepentingan orang banyak,” katanya.

Nova menuturkan,  bahwa sebaghai anak – anak serinag kali lalau dan kadang tidak mengingat didikan orang tua, namun dengan kebaikan seorang ayah, membuat bisa kembali untuk mengingat perbuatan dan tindakan yang baik.

“Kalau Bapa Morin marah, selalu taruh buku di meja dan menyuruh kami membacanya, sehingga bisa memahami masalah apa yang terjadi dan solusinya, dengan mengajak kami membacanya,” tuturnya menceritakan sifat SP Morin, Ayahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, kelima anaknya yang hadir dalam perayaan HUT 70 Tahun yakni  anak pertama, Nova Pascal Morin, adik kedua Lusy, adik ketiga namanya viktor, keempat adik Stevan , kelima Kumy  dan Adi keenam, semuanya memberikan kado istemewa kepada Bapa SP Morin lalu dilanjutkan persembahan pujian bersama cucu – cucu dan anak – anak peranakan Morin.

Anak Bungsu SP Morin, Adikakiar menuturkan, bahwa keberadaan bapa SP Morin sangat sibuk sekali dalam keseharian, namun  dalam kesibukan bapa, membuat anaknya yang bungsu memahami bahwa betapa pentingnya mempunyai hidup untuk oranhg banyak.

Baca Juga :  Indonesia - Chile Sepakat Tingkatkan Perdagangan Hasil Pertanian

“Jangan jadi orang yang hidup buat diri kita, tetaapi bermanfat untuk orang banyak, dan saya bersyukur mendapat ayah yang cukup tangguh,” katanya.

Senada dengan itu, Anak SP Morin, Kumi menuturkan sangat bangga mempunya seoang Bapa Sp Morin, sehingga kami hanya berikan kado dan jangan dilihat dari isinya, namun inilah pemberian istimewa dari anak – anak.

Acara HUT 70 Tahun dirayakan dengan meriah dan sederhana dengan hiburan lagu – lagu masyarakat Biak, lalu dilanjutkan pesan kesan dari kerabat kerja dan teman – teman SP Morin.

Suasana Perayaan HUT ke - 70 Bapak SP Morin
Suasana Perayaan HUT ke – 70 Bapak SP Morin

Drs. Simon Patrice Morin adalah pria kelahiran Biak (Pulau Pasi) pada hari minggu pagi  4 Agustus 1946, selama ini dirinya dikenal  sebagai seorang politisi Indonesia yang berasal dari Papua.

SP Morin  menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 dari Partai Golkar dan ditempatkan di Komisi VII yang mengurusi bidang Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, Lingkungan Hidup.

 

Simon Patrice Morin menikah dengan seorang wanita bernama Alfonsina B. Rumbiak yang telah terlebih dulu meninggal dunia pada 2001 dan telah dikaruniai enam orang anak.  Hingga kini aktif bekerja di Freeport Indonesia dan menulis buku. (Eveerth Joumilena)

Related Articles