Festival Budaya Lembah Baliem Hadirkan 10 Duta Besar

Category: Lintas Papua 7 0
Suasana Festival Budaya Lembah Baliem (http://3.bp.blogspot.com)
Suasana Festival Budaya Lembah Baliem (http://3.bp.blogspot.com)

JAYAPURA (LP)  –  Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus melakukan sejumlah perbaikan untuk fasilitas pendukung Festival Budaya Lembah Baliem yang akan dilaksanakan pada 8-11 Agustus mendatang, termasuk siap menghadirkan 10 Duta Besar dari berbagai negara  yang akan hadir dalam FBLB di Wamena.

 

“Dalam tahun ini dana yang digelontorkan untuk festival budaya ini sekitar Rp 19 miliar. Festival tahun ini direncanakan akan dihadiri oleh 10 duta besar, diantaranya India dan Meksiko,” ujar Bupati  Jayawijaya, John Wempi Wetipo, ketika dikonfirmasi sebelumnya.

 

Dikatakan,   Ada yang berbeda dalam perhelatan budaya Baliem ini, sebab tahun ini, sejumlah duta besar negara yang akan menyaksikan budaya Baliem secara langsung juga membawa para penari dari negaranya masing-masing.

 

“Kami juga akan melibatkan paguyuban nusantara dalam malam keakraban tersebut, salah satunya juga untuk mempertunjukkan sejumlah tarian dan seni budaya dari masing-masing paguyuban,” tuturnya.

 

Ditambahkan, pihaknya  akan membuat jamuan makan malam dan malam keakraban dari wisatawan pada tanggal 7 Agustus malam. Disini para penari dari berbagai negara akan menampilkan tariannya masing-masing.

 

Wetipo menyebutkan, dengan meperkenalkan tarian dan seni budaya lain dari paguyuban ini, pihaknya bakal memberitahukan kepada duta besar sejumlah negara yang hadir, bahwa di Lembah Baliem hidup dari berbagai macam suku dan budaya, namun tetap satu untuk membangun kekuatan yang utuh.

Baca Juga :  GKI PNIEL Bantu 50 Bangku ke GKI Via Dolorosa Tobati

 

“Keesokan harinya, pada 8-11 Agustus akan dikhususkan untuk Pesta Budaya Baliem, lalu pada tanggal 11 Agustus langsung akan digelar karnaval budaya,” jelasnya.

Wetipo menjelaskan,  pihaknya  telah menyurati 3 kementrian untuk hadir dalam kegiatan ini, yakni Kementrian Pendidikan, Pariwisata dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Kami berharap mereka datang, tetapi jika tak datang pun, kegiatan ini tetap berjalan baik dan Festival Budaya Baliem tahun ini juga akan berpindah lokasi ke Walesi, yang letaknya lebih dekat dari Kota Wamena. Persiapan fisik yang saat ini dilakukan adalah proses pembangunan infrastruktur, penataan lokasi, jalan, dan panggung pertunjukkan.

Sedangkan, dalam kesiapan awalnya nantinya  akan diisi oleh 1000-an anggota TNI dari Batalyon 756/WMS yang akan menari kolosal. Masyarakat dari 40 distrik dan 328 kampung  ikut mengisi acara dalam Festival Budaya Lembah Baliem.

Kegiatan  festival ini bakal menyuguhkan pemandangan yang tak biasa. Selain bentang alam yang indah, Anda juga bisa menyaksikan mumi.

Ada tiga mumi di Distrik Kurulu, tiga mumi lagi di Distrik Assologaima, dan satu mumi di Distrik Kurima. Mumi-mumi ini bukanlah jasad orang biasa dari suku Dani, suku mayoritas di Wamena atau Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya.

Baca Juga :  PKK Kota Jayapura Siap Gelar Gerak Jalan Sehat

Mereka adalah kepala-kepala suku dan panglima perang yang disegani dan menjadi panutan di masanya. Pengawetan mumi-mumi dilakukan secara tradisional itu mampu bertahan hingga ratusan tahun. “Seluruh mumi di Wamena diperkirakan telah berumur antara 200 hingga 300-an tahun. Ini tidak akan bisa dijumpai di wilayah lain di Indonesia,” katanya.

Guna pelestarian kesenian dan budaya dari suku-suku yang ada, Pemerintah melaksanakan Festival Budaya Lembah Baliem yang telah dimulaikan sejak 20 tahun yang lalu, dan berjalan dengan baik sehingga cukup menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan baik wisatawan lokal, domestik maupun dari wisatawan manca negara.

Berada di antara lekukan-lekukan Pegunungan Tengah Jayawijaya, Lembah Baliem sudah sejak tahun 1991 menjadi tempat penyelenggaraan festival budaya tahunan terbesar di tanah Papua ini. (Eveerth Joumilena)

Related Articles