Harapan di Balik Sekolah Percontohan Pegunungan Tengah Papua

Category: Lintas Papua 2 0

Program pendidikan yang bertajuk “Pendidikan Pakima Hani Hano” yaitu “Bersekutu itu Baik dan Indah”, dilakukan dengan cara mengembangkan kearifan lokal dari tokoh-tokoh budaya setempat. Program ini juga mengembangkan buku kurikulum Pakima Hani Hano sebagai pengayaan kurikulum nasional serta buku-buku cerita rakyat sebagai metode pendukung.

Selain melaksanakan metode pembelajaran tersebut, WVI pun melaksanakan kegiatan pembangunan kapasitas dalam upaya mewujudkan sekolah percontohan serta guru-guru yang berkompeten. Dengan kegiatan tersebut diharapkan mereka dapat menjadi pendamping bagi guru yang lain untuk menerapkan program pendidikan karakter kontekstual.

Joyce Nirupu, kepala sekolah SD Advent Maima – kabupaten Jayawijaya (salah satu sekolah intervensi program), mengaku sangat senang dengan berjalannya Pakima Hano Hano di wilayahnya.

“Guru-guru jadi menjadi lebih kreatif dalam mengajar dan anak-anak menjadi lebih senang berada di sekolah dan kelas dibanding sebelumnya. WVI juga mendampingi pengembangan manajemen sekolah secara intensif, sehingga segala upaya terasa lebih mudah dijalankan. Saya berharap semua anak bangga sebagai Anak Papua, tuntas wajib belajar minimal 12 tahun dan mampu meraih cita citanya

Baca Juga :  USAID Peduli Pendidikan dan Kesehatan di Depapre

Related Articles